Karena berbagai alasan, termasuk
didalamnya perburuan dan ganguan keseimbangan alam, mengakibatkan
kepunahan beberapa hewan berikut. Lantas umat manusiapun sebagai pihak
paling dominan atas kepunahan mereka, hanya bisa menggit jari atas semua
kenyataan ini. Tetapi seiring berjalannya waktu, keberadaan mereka
mulai terungkap kembali kepermukaan. Bukti hidup species yang awalnya
telah dianggap punah ini, dapat terdokumentasikan secara visual oleh
para ahli. Namun memang jumlahnya yang sangat sedikit, menjadikan hewan
berikut tetap menjadi satwa dengan resiko kepunahan yang sangat besar.
Berikut 5 fauna besar yang awalnya diyakini telah punah namun muncul
kembali:
1. Peccary Chacoan
Peccary Chacoan atau Tagua (Catagonus
wagneri) adalah spesies babi Peccary yang ditemukan di Chaco Gran
Paraguay, Bolivia dan Argentina. Saat ini sekitar 3000 ekor ada di dunia
dan diyakini kerabat dekat terhadap Platygonus genus punah.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Peccary Chacoan (sumber: blogspot.com,uniknya.com)
| |
Peccary Chacoan memiliki perbedaan yang
tidak biasa yang pertama kali dijelaskan pada tahun 1930 berdasarkan
fosil dan pada awalnya dianggap spesies yang telah punah. Pada tahun
1971 hewan ini ditemukan masih hidup di daerah Chaco, di provinsi
Argentina Salta. Spesies itu dikenal penduduk asli, tetapi butuh
beberapa saat bagi para ilmuwan untuk menemukan kembali keberadaannya.
2. Zebra Burchell
Zebra Burchell adalah subspesies zebra
dataran selatan. Sebelumnya Zebra Burchell hidup disekitar sistem sungai
Vaal / Orange, memanjang ke barat laut melalui selatan Botswana ke
Etosha dan Kaokoveld, tenggara ke Swaziland dan Kwazulu-Natal. Sekarang
punah di bagian tengah, ia bertahan di barat laut dan tenggara.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Zebra Burchell (sumber: blogspot.com,uniknya.com)
| |
Kawanan liar dianggap telah hilang pada
1910, dan individu terakhir diketahui matil di Kebun Binatang Berlin
pada 1918. Meluasnya pemukiman koloni Eropa yang menyebar ke utara dari
Cape untuk selatan Rhodesia, berkontribusi terhadap kepunahan akibat
perburuan.
3. Monito del monte
Atau “monyet gunung kecil”, Dromiciops
gliroides, juga disebut chumaihuén di mapudungun adalah hewan asli
berkantung kecil yang hanya ada di barat daya Amerika Selatan (Chili dan
Argentina). Ini adalah satu-satunya spesies yang tersisa di
Microbiotheria rangka kuno, dan wakil tunggal dari Australidelphia
superorder (semua marsupial Dunia Baru lainnya yang anggota
Ameridelphia). Spesies ini nokturnal dan arboreal, dan tinggal di
semak-semak bambu Chili di hutan hujan beriklim Valdivian dari Andes
selatan, dibantu oleh ekornya dapat memegang. Ia makan terutama serangga
dan invertebrata kecil lainnya, dilengkapi dengan sekali-kali memakan
buah.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Monito del monte (sumber: blogspot.com,uniknya.com)
| |
4. Tikus Batu Laos
Laonastes aenigmamus adalah
jenis hewan pengerat dengan wajah menyerupai tikus tapi ekornya lebih
mirip ekor bajing, hidup di hutan Laos yang lokasinya terpencil. Tikus
ini hidup di malam hari. Awalnya ahli biologi menyatakan bahwa mereka
menemukan spesies baru yang disebut tikus batu Laos.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Tikus Batu Laos (sumber: blogspot.com,uniknya.com)
| |
Tengkorak, gigi, rahang bawah, dan karakteristik lain yang dimiliki tikus Laos ini sama persis dengan fosil Diatomyidae yang
ditemukan di Cina, Jepang, dan beberapa tempat lain di Asia. Artinya
keduanya mungkin adalah hewan yang sama. Diatomyidae yang diperkirakan
sudah punah 11 juta tahun lalu, ternyata memiliki keturunan yang
bertahan di Laos.
Kemunculan hewan yang telah lebih dari
11 juta tahun menghilang ini sangat langka sehingga
para palaeontolog menjulukinya sebagai Takson Lazarus.
5. Gracilidris
Gracilidris adalah genus dari semut
dolichoderine dengan perilaku nokturnal; diperkirakan telah punah 15-20
juta tahun yang lalu, mereka telah ditemukan di Paraguay, Brasil, dan
Argentina dan digambarkan pada tahun 2006. Fosil yang ada tunggal dalam
ambar Dominika membuatnya masuk ke dalam genus takson Lazarus. Spesies
yang masih ada hanya dikenal, Gracilidris pombero, dengan sarang dalam
koloni kecil di dalam tanah.(**)
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Gracilidris (sumber: blogspot.com,uniknya.com)
| |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar