5 Budaya Indonesia yang Diklaim Malaysia (Bagian II – Habis)
Oleh: Ilham Santoso
[UNIKNYA.COM]: Mengambil kutipan Ruhut
Sitompul, “Malaysia itu tidak memiliki banyak budaya seperti kita, maka
dari itu dia membutuhkan identitas.” Sudah pasti itu alasan mengapa
Malaysia mendaftarkan banyak kebudayaan asal Indonesia di situs resmi
Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia heritage.gov.my.
Termasuk di dalamnya Reog Ponorogo, Wayang Kulit, Tari Pendet, dll.
Setelah lima kebudayaan yang dibahas pada artikel sebelumnya, mari kita
bahas lima kebudayaan Indonesia lainnya yang diklaim Malaysia.
Lihat juga artikel 5 Budaya Indonesia yang Diklaim Malaysia (Bagian I).
1. Reog Ponorogo
Dalam situs
heritage.gov.my, ada gambar Reog Ponorogo dan situs itu menjelaskan
bahwa tarian tersebut berasal dari Malaysia dengan nama Tari Barongan.
Namun, pada akhir November 2007, Dubes Malaysia untuk Indonesia Datuk
Zanal Abidin Muhammad Zain menyatakan negaranya tidak mengklaim Reog
Ponorogo sebagai budayanya. Dan akhirnya Pemerintah Jawa Timur berupaya
mendaftarkan Rego Ponorogo untuk mendapatkan hak paten tingkat dunia.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Reog Ponorogo (sumber:blogspot.com.uniknya.com)
| |
2. Angklung
Angklung adalah budaya khas
dari masyarakat Sunda, Jawa Barat, Indonesia. Warisan leluhur ini juga
pernah diklaim oleh Malaysia. Dalam
situs www.musicmall_asia.com disebutkan bahwa angklung berasal dari
Malaysia tepatnya berada di kota Johor. Musik angklung merupakan
pengiring kesenian kuda kepang. Namun, sama halnya dengan Tari Reog,
pemerintah Malaysia pun membantah melakukan klaim atas alat musik khas
Jawa Barat tersebut.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Angklung (sumber:blogspot.com.uniknya.com)
| |
3. Kuda Lumping
Kuda lumping adalah tarian
khas Jawa, Indonesia. Namun beberapa kaum Jawa yang pindah ke Singapura
juga mewariskan tarian ini pada generasinya di Singapura. Namun kuda
lumping ini tetap budaya Indonesia. Pada tahun 2009, kebudayaan asal
Jawa Timur ini diklaim juga oleh Malaysia. Mengutip dari liputan6.com, “
Menanggapi hal ini, Menteri
Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan, jangan terlalu cepat terpancing
emosi karena hal ini…Negeri tetangga lebih menghargai kesenian
Indonesia, bahkan selalu ingin memilikinya. Tidakkah hati kita terusik
oleh hal ini? Masyarakat seharusnya bisa lebih menyadari dan berusaha
untuk menjaga kelestarian budaya nusantara.”
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Kuda Lumping (sumber:blogspot.com.uniknya.com)
| |
Keris adalah salah satu
senjata para raja Majapahit. Wilayah yang paling banyak memakai keris
adalah Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, Pesisir Kalimantan dan
Sulawesi. Senjata ini pun diklaim Malaysia sebagai warisan budayanya.
Bukti keris merupakan budaya Indonesia terdapat di Candi Borobudur.
Dalam satu panel relief Candi Borobudur ( abad ke – 9 ) yang
memperlihatkan seseorang memegang benda serupa keris.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Keris (sumber:blogspot.com.uniknya.com)
| |
5. Gamelan Jawa
Klaim yang terakhir adalah Gamelan Jawa
yang sudah jelas-jelas merupakan warisan kebudayaan Jawa. Gamelan ini
terdiri dari berbagai macam alat musik. Selain bonang, gong, ada
pula rebab dan alat musik lainnya yang biasanya mengiringi wayang.
Malaysia mengklaim gamelan sebagai budayanya lewat situs
heritage.gov.my.
Selain apa yang telah dipaparkan dalam
dua artikel ini, masih banyak lagi budaya Indonesia yang diklaim
Malaysia, seperti Tari Piring, Ulos, dll. selain itu beberapa lagu
tradisional Indonesia pun mengalami hal yang serupa, seperti Lagu Rasa
Sayange, Soleram dari Riau, Lagu Injit-injit Semut dari Jambi, Lagu Anak
Kambing Saya dari Nusa Tenggara, dan Lagu Jali-jali.
| Silahkan Klik untuk Melihat Gambar atau Video... | Tutup |
|---|---|
Gamelan Jawa (sumber:blogspot.com.uniknya.com)
| |
Sumber: berbagai sumber, uniknya.com, Juni 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar